Langkah Selanjutnya

21 March 2018
Langkah Selanjutnya

Siapa yang tak bahagia ketika bertemu dengan dia sang dambaan hati. Hari-hari menjadi selalu berbunga meski tak tampak satu bunga pun. Mengikat rasa dengan kata saling. Menyimpan cemas lewat sapaan yang kadang tak begitu cepat direspon. Sekilas saja cerita berbunga ini disampaikan hingga akhirnya memasuki masa-masa menegangkan.

Seketika beribu pertanyaan menghinggapi pikiran. Apakah dia yang terbaik? Apakah ini keputusan yang tepat ? Apakah ini benar langkah berikutnya ? Apakah.. apakah.. apakah ? terus saja merasuk pelan kedalam pikiran. Hati yang tulus kemana kala itu, kenapa pikiran yang mendominasi?

Begitulah kiranya perasaan seseorang yang akan melangkahkan kaki ketahap kehidupan selanjutnya. Cinta tak lagi di rasa, karena logika terlalu banyak bermain peran. Keraguan akhirnya menutup yakin yang sebenarnya kuat tertanam dalam hati. Entah dia sang perempuan atau pun sang lelaki, sepertinya ini akan dirasakan  bersama.

Dikala itu yang dibutuhkan hanyalah support dari mereka yang begitu dekat. Membangkitkan kembali rasa yang mengakar, membukakan hijab keraguan menembus keyakinan bahwa dialah yang terbaik dan akulah penyempurnanya. Undanglah mereka sang penyemangat dalam perayaan sederhana, sekedar untuk berbagi ragu hingga berubah menjadi yakin.

 

“Cinta adalah pondasi pada sebuah ikrar yang terucap  dihadapan beribu pasang mata. Cinta adalah tiang disaat bangunan itu diterpa guncangan pengkhianatan”

 

 

- Soulful & Warm Bridal Shower -

Cerita lainnya

Komunikasi